01
Mar
09

kenapa YAHUDI pintar pintar (artikel 2)

Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen
menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel
karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya
melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan
tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”

Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang
menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa
sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada
mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?

Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda
ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus
mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.

Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel,
setelah
mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi
dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan
menyelesaikan soal bersama suami.

Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa
buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat
diselesaikan.
Kebetulan Stephen suka matematika.

Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”

Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan,
saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.”

Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.

Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu
mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.

Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal
mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama
susu.
Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad
yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.

Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan
otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat
merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini
adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam
kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak
ikan.

Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu
Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada
setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan
ikan (hanya isi atau fillet),”
ungkapnya.

Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak
ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan
ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama
kacang badam.

Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama.
Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan
dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan
hidangan
kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan
menyebabkan kita merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah
Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh
Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah
mereka.

Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin
dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada
gen.
Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak (
bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.

Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi.
Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan
bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil
lever).

Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata
mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil
mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu
kewajiban.
Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan
IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.

Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak.

Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar
matematika
berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam
pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California,
dalam
tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !” katanya.

Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain
dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka.
Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih
otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela
negara.

Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini
murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk
menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu
dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik.
Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.

Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh
terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar
ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan
proyek. Mereka harus memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan)
dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!

Anda terperanjat?

Itulah kenyataannya.

Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan
yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa
diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi
mungkin?

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita
di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab
sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008
kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur
Gaza.

Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban
tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih.
Hampir setengah darinya adalah anak-anak.

Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target
anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan
1429
Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500
anak-anak
Palestina yang sudah hafidz al-Quran.

Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan
Zionis Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai
Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?”
demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran.
Kondisi
Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka
terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station
atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang
masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah
penghafal Quran itu telah syahid.

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa
generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok
bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah
Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara
tetangganya.

Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang
penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan
aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.

Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!” kata Goblok bukan
dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon
sendiri. Dia
sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
“Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu.

Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater,
kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak
rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!

“Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak
universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh
sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka
sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris?
Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika
sedunia?

Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?”

nih yang english

A Point To Ponder for Muslims…

Please spare few minutes to read about Muslim’s state..

Our World… Interesting reading. There are only 14 million Jews in the world; seven million in the Americas, five million in Asia, two million in Europe and 100,000 in Africa. For every single Jew in the world there are 100 Muslims. Yet, Jews are more than a hundred times more powerful than all the Muslims put together.

Ever wondered why?

Jesus of Nazareth was Jewish. Albert Einstein, the most influential scientist of all time and TIME magazine’s ‘Person of the Century’, was a Jew. Sigmund Freud — id, ego, superego — the father of psychoanalysis was a Jew. So were Karl Marx, Paul Samuelson and Milton Friedman and the list goes on.

Here are a few other Jews whose intellectual output has enriched the whole humanity: Benjamin Rubin gave humanity the vaccinating needle. Jonas Salk developed the first polio vaccine. Alert Sabin developed the improved live polio vaccine. Gertrude Elion gave us a leukaemia fighting drug. Baruch Blumberg developed the vaccination for Hepatitis B. Paul Ehrlich discovered treatment for syphilis (a sexually transmitted disease). Elie Metchnikoff won a Nobel Prize in infectious diseases and the list goes on.

Bernard Katz won a Nobel Prize in neuromuscular transmission. Andrew Schally won a Nobel in endocrinology (disorders of the endocrine system; diabetes, hyperthyroidism). Aaron Beck founded Cognitive Therapy (psychotherapy to treat mental disorders, depression and phobias). Gregory Pincus developed the first oral contraceptive pill. George Wald won a Nobel for furthering our understanding of the human eye. Stanley Cohen won a Nobel in embryology (study of embryos and their development) . Willem Kolff came up with the kidney dialysis machine and the list goes on.

Over the past 105 years, 14 million Jews have won 15-dozen Nobel Prizes ( 180) while only three Nobel Prizes (2 for literature) have been won by 1.4 billion Muslims (other than Peace Prizes).

Why are Jews so powerful?

Stanley Mezor invented the first micro-processing chip. Leo Szilard developed the first nuclear chain reactor. Peter Schultz, optical fibre cable; Charles Adler, traffic lights; Benno Strauss, Stainless steel; Isador Kisee, sound movies; Emile Berliner, telephone microphone and Charles Ginsburg, videotape recorder and the list goes on.

Famous financiers in the business world who belong to Jewish faith include Ralph Lauren (Polo), Levis Strauss (Levi’s Jeans), Howard Schultz (Starbuck’s) , Sergey Brin (Google), Michael Dell (Dell Computers), Larry Ellison (Oracle), Donna Karan (DKNY), Irv Robbins (Baskins & Robbins) and Bill Rosenberg (Dunkin Donuts) and the list goes on.

Richard Levin, President of Yale University, is a Jew. So are Henry Kissinger (American secretary of state), Alan Greenspan (fed chairman under Reagan, Bush, Clinton and Bush), Joseph Lieberman, Madeleine Albright (American secretary of state), Casper Weinberger (American secretary of defence), Maxim Litvinov (USSR foreign Minister), David Marshal (Singapore’s first chief minister), Issac Isaacs (governor-general of Australia), Benjamin Disraeli (British statesman and author), Yevgeny Primakov (Russian PM), Barry Goldwater, Jorge Sampaio (president of Portugal), John Deutsch (CIA director), Herb Gray (Canadian deputy PM), Pierre Mendes (French PM), Michael Howard (British home secretary), Bruno Kreisky (chancellor of Austria) and Robert Rubin (American secretary of treasury) and the list goes on.

In the media, famous Jews include Wolf Blitzer (CNN), Barbara Walters (ABC News), Eugene Meyer (Washington Post), Henry Grunwald (editor-in-chief Time), Katherine Graham (publisher of The Washington Post), Joseph Lelyyeld (Executive editor, The New York Times), and Max Frankel (New York Times), and the list goes on.

Can you name the most beneficent philanthropist in the history of the world? The name is George Soros, a Jew, who has so far donated a colossal $4 billion most of which has gone as aid to scientists and universities around the world. Second to George Soros is Walter Annenberg, another Jew, who has built a hundred libraries by donating an estimated $2 billion.

At the Olympics, Mark Spitz set a record of sorts by wining seven gold medals. Lenny Krayzelburg is a three-time Olympic gold medalist. Spitz, Krayzelburg and Boris Becker are all Jewish and …. Did you know that Harrison Ford, George Burns, Tony Curtis, Charles Bronson, Sandra Bullock, Billy Crystal, Woody Allen, Paul Newman, Peter Sellers, Dustin Hoffman, Michael Douglas, Ben Kingsley, Kirk Douglas, Goldie Hawn, Cary Grant, William Shatner, Jerry Lewis and Peter Falk (the list goes on) are all Jewish?

As a matter of fact, Hollywood itself was founded by a Jew (more than one , Metro, Goldwyn Mayer are examples). Among directors and producers, Steven Spielberg, Mel Brooks, Oliver Stone, Aaron Spelling (Beverly Hills 90210), Neil Simon (The Odd Couple), Andrew Vaina (Rambo 1/2/3), Michael Man (Starsky and Hutch), Milos Forman (One Flew over the Cuckoo’s Nest), Douglas Fairbanks (The Thief of Baghdad) and Ivan Reitman (Ghostbusters) are all Jewish and ….. To be certain, Washington is the capital that matters and in Washington the lobby that matters is. The American Israel Public Affairs Committee, or AIPAC.

Washington knows that if PM Ehud Olmert were to discover that the earth is flat, AIPAC will make the 109th Congress pass a resolution congratulating Olmert on his discovery.

William James Sidis, with an IQ of 250-300, is the brightest human who ever existed. Guess what faith did he belong to?

Question: So, why are Jews so powerful?

Answer: Education.

Why are Muslims so powerless?

There are an estimated 1,476,233,470 Muslims on the face of the planet; one billion in Asia, 400 million in Africa, 44 million in Europe and six million in the Americas. Every fifth human being is a Muslim; for every single Hindu there are two Muslims, for every Buddhist there are two Muslims and for every Jew there are one hundred Muslims. Ever wondered why Muslims areso powerless.

Here is why: There are 57 member-countries of the Organisation of Islamic Conference (OIC), and all of them put together have around 500 universities; one university for every three million Muslims. The United States has 5,758 universities and India has 8,407. In 2004, Shanghai Jiao Tong University compiled an ‘Academic Ranking of World Universities’ , and intriguingly, not one university from Muslim-majority states was in the top-500.

As per data collected by the UNDP, literacy in the Christian world stands at nearly 90 per cent and 15 Christian-majority states have a literacy rate of 100per cent. A Muslim-majority state, as a sharp contrast, has an average literacy rate of around 40 per cent and there is no Muslim-majority state with aliteracy rate of 100 per cent. Some 98 per cent of the ‘literates’ in the Christian world had completed primary school, while less than 50 per cent of the ‘literates’ in the Muslim world completed primary school did the same. Around 40 per cent of the ‘literates’ in the Christian world attended universitywhile no more than two per cent of the ‘literates’ in the Muslim world attended university did the same.

Muslim-majority countries have 230 scientists per one million Muslims. The US has 4,000 scientists per million and Japan has 5,000 per million. In the entire Arab world, the total number of full-time researchers is 35,000 and there are only 50 technicians per one million Arabs (in the Christian world there are up to 1,000 technicians per one million). Furthermore, the Muslim world spends 0.2 per cent of its GDP on research and development, while the Christian world spends around five per cent of its GDP.

Conclusion: The Muslim world lacks the capacity to produce knowledge.

Daily newspapers per 1,000 people and number of book titles per million are two indicators of whether knowledge is being diffused in a society. In Pakistan, there are 23 daily newspapers per 1,000 Pakistanis (they are the ones that want to reinstate the law to persecute a ‘raped’ women for adultary) while the same ratio in Singapore is 360. In the UK, the number of book titles per million stands at 2,000 while the same in Egypt is 20.

Conclusion: The Muslim world is failing to diffuse knowledge.

Exports of high technology products as a percentage of total exports are an important indicator of knowledge application. Pakistan’s exports of high technology products as a percentage of total exports stands at one per cent. The same for Saudi Arabia is 0.3 per cent; Kuwait, Morocco, and Algeria are all at 0.3 per cent while Singapore is at 58 per cent.

Conclusion: The Muslim world is failing to apply knowledge.

Why are Muslims powerless? Because we aren’t producing knowledge. Why are Muslims powerless? Because we aren’t diffusing knowledge. Why are Muslims powerless? Because we aren’t applying knowledge. And, the future belongs to knowledge-based societies. Interestingly, the combined TOTAL annual GDP of 57 OIC-countries is under $2 trillion. America, just by herself, produces goods and services worth $12 trillion; China $8 trillion, Japan $3.8 trillion and Germany $2.4 trillion (purchasing power parity basis).

Oil rich Saudi Arabia, UAE, Kuwait and Qatar collectively produce goods and services (mostly oil) worth $500 billion; Spain alone produces goods and services worth over $1 trillion, Catholic Poland $489 billion and Buddhist Thailand $545 billion (Muslim GDP as a percentage of world GDP is fast declining).

So, why are Muslims so powerless?

Answer: Lack of education.

Remedy: Go back to basics, go back to the first word in the Holy Koran ‘Iqra’a’; Read

LINK:ngbmulty.multiply.com/journal

Severn Suzuki: anak 12 th VS PBB


dari milis

Severn Suzuki speaking at UN Earth Summit 1992

Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children Organization

Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak” berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini Disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.

Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.

Saya berada disini mewakili anak” yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.

Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang” yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. kami tidak boleh tidak di dengar.

Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang nya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.

Saya sering memancing di di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan”nya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang” dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya – hilang selamanya.

Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang” liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu”. tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal” tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah” kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?

Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan nya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahan nya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!

Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan” salmon ke sungai asalyna..
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang” yang telah punah.

Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir.
Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.
TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!

Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota perhimpunan, wartawan atau politisi – tetapi sebenernya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki” dan saudara perempuan, paman dan bibi – dan anda semua adalah anak dari seseorang.

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama – perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.

Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.

Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. walaupun begitu tetap saja negara” di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.

Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan – kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.

Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak” yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: ” Aku berharap aku kaya , dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak” jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal . dan Cinta dan Kasih sayang ” .

Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?

Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak” tersebut berusia sama dengan saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak” yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .

Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.

Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain.
Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.

Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak.

Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarakan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?

Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini. mengapa anda melakukan hal ini – kami adalah anak” anda semua , Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak” mereka dengan mengatakan ” Semuanya akan baik-baik saja “. ‘kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan’ dan ‘ ini bukanlah akhir dari segalanya’

Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua?
Ayah saya selalu berkata ‘ kamu akan selalu dikenang karena perbuatan mu bukan oleh kata” mu ‘

Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.

Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata” tersebut.

Sekian dan terima kasih atas perhatian nya.

Servern Cullis-Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam seluruh Orang” penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya, setelah pidato nya selesai serempak seluruh Orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun.
———— ——— ——— ——— ——— ———

Cerita ini benar” terjadi dan pidato severn Cullis-Suzuki itu benar” pidato yang dikatakan nya dalam pidato tersebut tanpa dilebih” kan .

Apa yang anda dapat dari cerita tersebut?

http://www.youtube. com/watch? v=uZsDliXzyAY

MELAWAN YAHUDI DGN CARA LAIN/

Tulisan yang sangat bagus..membakar semangat bagi para pemuda-pemudi Muslim!! Penulis adalah pemilik Lembaga Layanan Bahasa Asing SPEAK2SUCCESS http://www.speak2success.com,(Lutfiel Hakim Abdullah)

Sebelum saya memulai tulisan ini, ada beberapa fakta yang ingin saya
sampaikan :

Untuk memberikan master franchisenya, Mc DOnald akan mempekerjakan
aplikan master franchisenya terlebih dahulu melalui seleksi yang sangat
ketat. Di Indonesia, Bambang Rachmadi sang pemegang hak master franchise di
Indonesia, harus tinggal di Singapore dan bekerja selama 12 jam non stop.
Bukan itu saja, dia harus mengepel dan membersihkan toilet untuk memastikan
ia “tahu” apa yang ia kerjakan dan “ia” juga layak mendapatkan master
franchise di sebuah negara.

Pergilah ke carefour, lalu bandingkan harga kebutuhan barang yang anda
perlukan dengan pasar modern lokal. Tidak lupa bandingkan pula cara promosi
mereka, pelayanan, dan kenyamanan berbelanja anda. Tapi jangan lihat – lihat
pelayannya ya ..:-)

Facebook menjadi booming site di Indonesia dalam waktu sekejap karena
fasilitas – fasilitasnya yang lar biasa. Tidak lama sih, tapi dalam satu
hari, saya menghabiskan minimal 5 jam di situs ini. Dan fasilitas yang saya
dan anda gunakan sekarang adalah MURNI buatan orang yahudi yang juga anggota
persekutuan yahudi yang pastinya mendukung Israel. Kalau disambungkan, jika
anda menggunakan komputer IBM, maka komputer tersebut masih merupakan produk
terbaik, dan itu juga dibuat oleh orang yahudi.

1/3 dari penerima 600 nobel di dunia itu orang yahudi

Cukup
Well 4 fakta sederhana di atas menunjukkan betapa saat ini, ras Yahudi sesungguhnya secara nalar logis dan waras with no exception and deception but with full perception unggul atas ras manapun termasuk muslim, mau kader inti PKS, lajnah PBNU, aktifis HTI, Dewan Ansharut tauhid, Asaatidz Salafy atau Lasykar Berani matinya FPI dalam hal pencapaian KINERJA DUNIA. Secara ukhrawi tentu sudah mafhum, mereka kafir dan tidak akan mungkin kafir lebih baik dari seorang mu’min.

Konspirasi Yahudi
Betulkah? so what? selama ini kita ummat islam biasanya terlalu asyik dengan diri sendiri, jika tidak menyalahkan orang – orang yahudi atas kemiskinan dan kapitalisme yang melanda dunia Islam. Bro, mungkin saja konspirasi itu benar adanya, sohih atau muttafaqun ‘alaih, tapi pernahkah terfikir oleh kita kalau ada banyak hal dari kita yang sebenarnya amat tertinggal dari mereka?
Ada alasan kenapa gaji orang Amerika di Indonesia itu selangit disbanding warga lokal dengan jabatan yang sama. Ada alasan kenapa pengguna internet di Amerika itu mencapai 270 juta dibandingkan di Indonesia yang hanya 20 juta. Ada alasan kenapa banyak motivator terbit dari negeri keparat itu daripada dari negeri muslim. Sadar woi!!
Terlalu banyak istilah – istilah talmudz, freemasonry, bintang daud atau
simbol – simbol kengerian yahudi yang justru menjerumuskan kita ke dalam
sikap “blaming”, menyalahkan orang lain terus – menerus atas apa yang
terjadi, yang itu tidak akan membawa perubahan apapun. Ingat bro, ada banyak
alasan kenapa mereka begitu tertib mengantri untuk mendapatkan sesuatu,
bandingkan dengan kita yang ngakunya muslim ta’at tarbiyah lah, generasi
barulah apalah, tapi sok nyerobot antrian orang, lampu merah diterjang, kena
tilang tinggal nego, bikin SIM nego harga.

Ada alasan yang benar – benar nyata kenapa si Calum Hyslop asal Australia co – chatting saya itu ngotot
kalau mau peace, muslim harus mulai belajar menghargai capaian – capaian barat dalam hal teknologi kesehatan dan etc.
Ada alasan juga kenapa setiap capres yang kalah di Amerika dengan legowo mengucapkan SELAMAT kepada musuh bebuyutannya sekalipun beberapa saat setelah hasil penghitungan suara diketahui. Untuk satu ini, saya akui PKS
sudah melakukannya waktu pilkada DKI (iya dooooong).
Besok atau kapan saja, cari taulah seorang expat asal negerinya Bush yang
sering anda samakan dengan monyet itu, lalu bandingkan efektifitas penggunaan waktu kerja dan hasil yang dicapai, termasuk profesionalismenya.

Saya juga tidak terlalu underestimate dengan moslem, tapi ini fakta kalau mereka si barat – barat sialan itu memang somehow lebih hebat dalam bekerja daripada kita secara rata – rata. Tingkat kesadaran mereka amat tinggi dalam
bekerja dan mencapai target. Karenanya ada nama – nama Brad Sugar, Zig Ziglar, Maxwel dan puluhan bahkan ratusan jumlahnya mengisi daftar motivator yang bisa merubah cara pandang hidup seseorang dalam bekerja.
Ada alasan juga kenapa Israel bisa memiliki senjata – senjata tercanggih masa kini, dengan pasukan elitnya yang menduduki peringkat pertama di dunia.Gokil kan?

Karena mereka SMART bro, SMART. Mereka memang cerdas, and they use their mind ketika kita masih sibuk bikin PR buat siswa – siswa kita, ketika kita masih capek habis dipermak dosen pembimbing karena salah materi. Si Israel gendheng itu pintar, kerjanya juga bagus. Si amerika idiot itu juga kepakai kerjanya karena rapi dan selalu datang tepat waktu, tidak seperti kita yang setiap kali datang memalak toleransi kantor, 5 menitlah, 10 menitlah. Belum
facebookan, belum friendster, belum bla bla bla….

Bro, so what kalau memang ada konspirasi?
konspirasi atau tidak konspirasi, mereka para musuh kita itu memang hebat
dan pintar. apalagi ada konspirasi. Di saat aktifis – aktifis kampus
memperbanyak diskursus tentang konspirasi zionis itu, mereka bahkan sudah
bersiap dengan strategi -strategi melemahkan kita.

Intinya? mengetahui adanya konspirasi dan…ini nih yang sebagian besar aktifis juga tahu, Ghazwul Fikri atau Mind War itu amat penting. Tapi melakukan blind-blaming atas apa yang terjadi itu sama tidak pentingnya
dengan anda duduk 1,5 jam nggak ngapa-ngapain nungguin motor anda dicuci.
Betul, saya sudah pernah buktikan yang terakhir itu.

Boikot Produk Yahudi

Oh ya, saya di garda paling depan pastinya. Sudah paling tidak mengurangi konsumsi saya untuk yang berafiliasi dengan Yahudi laknat semampu saya. Tapi lihatlah, kalau ente jeli wahai para aktifis muslim, gerai Mc D itu
jumlahnya sudah lebih dari seratus di Indonesia, dan bertambah setiap tahunnya. Mungkin saja pendapatan mereka sama dengan pendapatan warteg, warsun atau warung pecel lele atau bahkan RM Masakan Padan Bundo Kanduang di
seluruh Indonesia. Apa artinya? saya ingin tegas mengatakan, they deserve. Ya, mereka berhak kok. Manajemen Mc Donald itu profesional sekali. Kecuali orang yang memang selera burgernya rendah, mungkin mereka tidak akan
menyukai buatan Mc Donald yang yummy. Secara hitung – hitungan bisnis pun mereka masuk akal dan menguntungkan sehingga banyak peminat investasi. Lihat saja poin pertama tadi, itu cerita dari sang pemegang master franchise Indonesia. Direktur utama bank terkemuka disuruh ngepel dan bersih – bersih
toilet McDonald Singapore untuk memastikan dia tahu apa yang harus dikerjakan kelak.
Kita bagaimana? Yang penting fulus, franchise lancar. Jadi wajar saja bro,
kalau seruan boikot itu untuk sementara masih berlaku di internal penyeru
saja.

Saya kira contoh di atas cukup menjadi bukti kehebatan si Yahudi cilako dalam berbisnis. Ini juga berlaku untuk produk lain seperti : Johnson, Klub Arsenal atau Carefour. Mereka kelola secara profesional dan hasilnya mereka
memenangkan pasar.

Dalam bab boikot ini, saya ingin menyampaikan pesan bahwa BOIKOT SAJA TIDAK
CUKUP.
Solusi apa dong?

Ini dia yang terhubung langsung dengan judul “Melawan Amerika dan Yahudi
dengan Cara Lain”

Amat penting : Belajarlah
Ya, belajar belajar dan belajarlah. Jangan novel karangan Kang Abik saja yang dibaca. Moslem mesti segera menyalip ketertinggalan pengetahuan dari si sombong barat wal yahuud itu. Belajar teknologi tingkat tinggi, jangan hanya
puas dengan menjadi trend-follower. Sudahlah menjadi Trend – Follower, trennya gaya barat pula!! Saya menunggu webber muslim Indonesia menciptakan chestbook atau earbook, atau eyebook atau apalah untuk mengganti facebooknya Yahud yang mengasyikkan ini.

Anda yang bergelar S.Pt. belajarlah pertanian untuk mengurangi impor – impor pertanian dari luar negeri, apalagi dari
eropa. Malu bro, malu !! mau dikemanakan muka ente kalau negara muslim yang kaya ini menjadi pengemis barang pertanian dari orang asing.

Pendidikan di Indonesia yang single-majoritynya adalah muslim ini sudah bak kereta supercepat TGV lines dari negerinya Sarkozy melawan dokar yogya. Jauh banget bro. Bumi dan langit. Lihat saja muka ente yang merah padam kalau ketemu orang berkulit bule. Kenapa? takut diajak ngobrol karena tidak bisa berbahasa Inggris. padahal si bule ternyata bernama WAHYU SUPARNO…..

Maka secara teoritis, sebenarnya kita harus melompat untuk mengejar, karena berlari dengan kecepatan yang sama pun masih tertinggal, dan kondisi saat ini, kita terus tertinggal karena si Yahuud yang memang yahuud itu makin
cepat berlari.

Entrepreneurship
Makanan apa tuh? itu bukan makanan bro, tapi itu SUMBER MAKANAN orang -orang Yahudi. Mungkin sampai dengan urutan ke 1000 sekian di top ranking the richest man in the world, tidak satupun yang berstatus ini : Karyawan. Ya,
mereka itu entrepreneur bro. Pengusaha. Mereka jatuh bangun membangun usaha mereka dari nol sampe sukses. Kalau ada IBM, Microsoft, Mc D, KFC, atau merek – merek tetek bengek dari Amrik itu yang punya pastilah seorang
Entrepreneur dan bukannya karyawan.

Masa iya para sarjana Islam yang yang bergelar SEI, Ir, SE, SPd, dibandrol sejuta limaratus perbulan sudah puas? pantesan pas aksi ONE MAN ONE DOLLAR nyumbangnya juga pas – pasan. Bro, Ciputra yang notabene non muslim saja tahu, kalau Indonesia mau maju, harus ada minimal 2% pengusaha dari total
penduduknya. Sedangkan sekaran hanya berkisar 0,00 sekian persen.

Kenapa entrepreneur dan bagaimana caranya?
Tentu, selama belum ada resto cepat saji sekelas Mc Donald yang kualitasnya minimal sama, ya logislah konsumen akan tetap setia pada istri tua🙂 iya lah.Mana mau konsumen beli komputer abal – abal sebagai ganti IBM yang
ciamik. Makanya moslemlah yang harus menciptakan saingan untuk IBM, KFC, CFC, Jhonson, Danone, Facebook, Friendster de el es be. Ganyang tuh pasarnya dengan profesional. Dengan cara ini,akan habislah itu Tiran Israel.Puaslahkita.

Saya tidak ada modal, gimana nih?
Nah…ini nih. Ini dia mental khas kebanggaan warga Inlander yang mesti dimasukin kotak sabun terus dicuci bersih – bersih. Bagi saya, kalau setelah lulus sarjana – sarjana muslim itu masih bertanya demikian, saya pasti akan
memprovokasi generasi setelahnya atau yang masih kuliah untuk KELUAR DARI SEKOLAH. Ya ngapain sekolah sampai gelarnya se abgrek kalau pertanyaannya tidak bermutu?
Andrie wongso itu lulusan apa dan modal apa? kenapa dia bisa kaya dan terkenal? SD bro!!! bayangkan!!!
Masa kalah sama lulusan SD? saya menyarankan siapapun yang ingin diskusi
lebih lanjut untuk menghubungi Jay d ‘terrorist agara tahu APA SEBENARNYA
MODAL.
Kalau rugi dan gagal gimana?
Anda tahu, ketika anda mengucapkan hal tersebut, orang – orang Yahudi bersorak meneriaki kemenangan mereka. Itu adalah GHOZWUL FIKRI yang anda semua pelajari di halaqoh – halaqoh. Ya!!! Sudah tentu kemenangan itu milik
orang – orang yang tahan banting. Dan lagi – lagi, para Yahuud jahat itu sudah membuktikannya. Bacalah sejarah pengusaha – pengusaha Yahudi…

Final
Saya masih sangat meyakini bahwa muslim memiliki kekayaan bathin yang sangat banyak, lebih dari bangsa dengan perbuatan terburuk itu. Yang tidak kita miliki adalah keberanian untuk bertindak. Saya percaya
muslim tidak ambisius terhadap harta karena mungkin saja takut terkena wahn.

Tapi bolehlah saya berpendapat, MA LAA YATIMMUL WAJIB ILLA BIHI FAHUWAWAJIB. Kalau dengan kemenangan iqtishodi ini menjadi keharusan untuk menaklukkan bangsa sombong itu, maka menjadi kaya juga hukumnya WAJIB
bro……

Kiat Jitu Menguasai Dunia (Belajar dari Yahudi)
aripada sibuk mencari pekerjaan yang cocok dengan REGPRIMBON, atau tebak-tebak peruntungan dengan REGMAMA, atau lebih parahnya iseng-iseng colok-colok berhadiah untuk Indonesian Idol dengan REGRADIX (cuih, sejak kapan saya bisa nyanyi), mendingan belajar cara menguasai dunia dari Yahudi. Mereka lah penguasa dunia yang sesungguhnya.

Kudu Tahan Cobaan

Kalau masih merengek-rengek gara-gara hidup diembargo, menjadi warga kelas dua di negara asing, atau hidup tanpa negara yang berdaulat penuh selama 80 tahunan (berdaulat tapi disetir sama negara lain), orang yang ingin menguasai dunia harus malu sama orang Yahudi. Mereka sudah hidup tanpa negara selama 1900 tahun lebih. Lebih dari itu, mereka sudahdiburu oleh orang Mesir, Dihancurkan negaranya oleh orang Romawi, disiksa biar pindah agama oleh orang Spanyol, bahkan dikumpulkan dalam kamp konsentrasi oleh orang Jerman. Nyatanya? Mereka masih tetap ada sampai sekarang, tanda bahwa mereka tidak pernah menyerah dan mengeluh. berhenti mengeluh, berhenti meratapi nasib, jadilah bangsa yang tegar dan siap untuk menaklukkan dunia.

Kuasai Perekonomian

Cukup sudah mengemis dari bangsa yang lain, lebih-lebih dari IMF ataupun World Bank. Jadilah bangsa yang kaya! Jadilah tuan rumah di negaramu sendiri! Bikin MNC-MNC-mu sendiri untuk menarik orang-orang pintar bangsa lain agar menjadi budak bangsa kamu, dan gunakan mereka untuk mengeruk aset bangsa mereka! Jadilah bangsa yang menguasai ekonomi dunia, agar tak ada bangsa yang macam-macam sama bangsa kamu (kalau berani macam-macam, hancurkan perekonomian mereka). Bikin bangsa lain hanya bisa mengemis dari bangsa kamu.

Kuasai Media

mereka yang menguasai dunia adalah mereka yang menguasai media. Karena media adalah stimulus bagi opini publik, pembangkit simpati di satu sisi dan amarah di sisi lain. Cukuplah hanya mengelola koran lokal dengan oplah minim, atau sekedar buletin jumat dengan pasar yang amat tersegmen. Bergerak, meluaslah, kuasai khalayak luas, minimal satu negara, syukur-syukur kalau sampai bisa punya basis kekuatan di satu region. Kuasai media, dan dunia ada di pihak kamu.

Kuasai IPTEK

Berhentilah jadi pengekor dan pengimpor IPTEK. Buat sebanyak-banyaknya orang (tentunya hanya bangsamu) untuk mendapat titel minimal Master, tetapi bukan sekedar Master dengan tesis yang bikin miris hati. Kudu Master dengan tesis yang bikin gempar dunia ilmiah. Buat terobosan besar di jurnal-jurnal ilmiah. Tak perlu lagi hadiah Nobel hanya untuk kategori Nobel Perdamaian. Isi penuh daftar nominator hadiah Nobel dengan kandidat dari bangsamu. Kalau bangsa kamu menguasai IPTEK, tentunya bangsa lain akan menjadi pengekor bangsa kamu, dan kalau sudah begitu tentunya gampang untuk menguasai dunia.

Pakai Persenjataan Yang Canggih

Yup, kalau bangsamu sudah punya bangsa yang tegar, sudah menguasai media, dan ahli di bidang IPTEK, mulailah untuk menguasai dunia dalam arti yang sesungguhnya: Buat bangsamu ditakuti (kalau bisa, sekaligus dicintai juga) dengan persenjataan yang super canggih. Berhentilah bermain-main dengan AK-47 dan RPG. Buat persenjataan yang paling canggih yang pernah dilihat umat manusia. Jadilah bangsa yang mandiri secara militer, biar tak perlu takut lagi dengan yang namanya embargo. Gunakan persenjataan kamu untuk menarik bangsa lain yang punya visi sama bisa kamu kendalikan dengan mudah, dan menghancurkan bangsa lain yang berani macam-macam sama bangsa kamu.

Langkah Terakhir Untuk Menguasai Dunia: singkirkan penguasa dunia yang sekarang B)

INSPIRASI
konspirasi-bisnis-yahudi
Kunci Sukses “Kejayaan” Kaum Yahudi
belajar-dari-bangsa-yahudi


1 Response to “kenapa YAHUDI pintar pintar (artikel 2)”


  1. 1 checep05
    Maret 22, 2010 pukul 4:41 pm

    suwun wis ngrujuk dari artikel sma cepiring


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 26,755 dor-dor
free counters

Pos-pos Terbaru


%d blogger menyukai ini: