11
Mar
09

PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI PUPUK CAIR EM ORGANIK

Bahan baku pupuk cair yang sangat bagus yaitu bahan organic basah atau bahan organic yang mempunyai kandungan air tinggi seperti sisa buah-buah dan sisa sayuran (wortel, labu, sawi,selada, kulit jeruk, pisang, durian, kol). Semakin besar kandungan selulosa dari bahan organic (C/N ratio) maka proses penguraian oleh bakteri akan semakin lama. Selain mudah terdekomposisi, bahan ini kaya nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Sebelum membuat pupul cair EM organic yang berbahan baku sampah organic, perlu dibuatkan dahulu pembuatan molase dan pembiakan bakteri EM.

1. PEMBUATAN MOLASE

Molase, yaitu: sari tetes tebu (biang gula). Atau pembuatan Molase bisa juga dengan melarutkan gula merah/putih ke dalam air bersih (tanpa kaporit) dengan perbandingan 1:1

2. PEMBIAKAN BAKTERI EM

Cairan bakteri EM dapat dikembangbiakkan sendiri dengan cara:

Bahan:

· Cairan EM ………………………….. 1 liter

· Bekatul ……………………………… 3 kg

· Molase (dalam keadaan cai)…………. ¼ liter

· Terasi ……………………………….. ¼ kg

· Air Bersih (tanpa kaporit/tawas) ……. 5 liter

Peralatan:

· Ember

· Pengaduk kayu

· Panci pemasak air

· Saringan (kain/kawat kasa)

· Botol

Cara pembuatan:

1) Panaskan 5 lt air air sampai mendidih

2) Masukkan bekatul, molase dan terasi, aduk hingga rata

3) Dinginkan adonan tsb hingga suhu kamar

4) Setelah dingin masukkan cairan EM, aduk hingga rata.

5) Tutup rapat selama 2 hari, jangan dibuka-buka.

6) Pada hari ke-3 dan selanjutnya, penutup jangan terlalu rapat,

Aduk-aduk setia harinya selama ± 10 menit

7) Setelah 1 minggu, bakteri sudah dapat diambil dan disaring, masukkan ke dalam botol

8) Simpan botol di ruang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung. Cairan EM siap digunakan untuk membuat pupuk organic

Agar bakteri mendapat kebutuhan oksigen, tutup botol jangan terlalu rapat atau biarkan terbuka.

3. PEMBUATAN PUPUK EM ORGANIK

Prose pembuatan pupuk cair organic berlangsung secara anaerob atau secara fermentasi tanpa bantuan sinar matahari.

Bahan:

· Sampah organic basah, Rajang dan padatkan ……… ½ karung uk.25 kg

· Larutan media:

1. Cairan molase ……………………………………… 500 ml

2. Air bekas cucian beras (cucian pertama ……………. 1 liter

3. Air kelapa yang sudah tua ………………………….. 1 liter

4. Air bersih …………………………………………… 7 liter

Peralatan:

· Ember tertutup uk. 20 lt

· Karung serat sintetis

· Tali

Cara pembuatan:

1) Masukkan sampah organic ke dalam karung dan tekan sampai padat, lalu ikat.

2) masukkan larutan media ke dalam ember. Masukkan karung (1) ke dalam ember hingga terendam seluruhnya.

3) Berikan beban diatas karung tersebut agar tidak mengapung. Tutup rapat hingga udara tidak dapat masuk.

4) Simpan selama 7-10 hari di tempat teduh dan terhindar dari sinar matahari langsung.

5) Setelah proses fermentasi selesai, angkat karung (1) dan pisahkan dari larutan media. Pupul cair organic sudah dapat digunakan:

· Untuk pemupukkan daun dengan penyemprotan 100:1 (500 ml air : 5 ml pupuk cair organic).

· Untuk pemupukkan akar dengan menyiramnya 500:1 (5 lt air : 10 ml pupuk cair organic).

Untuk mengurangi bau khas pupuk cair organic dapat dicampur dengan persan air jeruk citrun atau daun pandan

sumber


0 Responses to “PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI PUPUK CAIR EM ORGANIK”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 26,755 dor-dor
free counters

Pos-pos Terbaru


%d blogger menyukai ini: